Wednesday, 19 December 2018

HUKUM GERAKAN IBU YANG BANYAK DALAM SHOLAT

HUKUM GERAKAN IBU YANG BANYAK DALAM SHOLAT SEBAB ANAKNYA
Fatwa Syaikh Abdulloh bin Baz Rahimahulloh



حكم الحركة الكثيرة من الأم في الصلاة بسبب أولادها
السؤال: إحدى الأخوات المستمعات بعثت برسالة وضمنتها خمس قضايا، هذه السائلة رمزت إلى اسمها بالحروف: (م. ب. م) أختنا تقول في إحدى قضاياها: يقوم أطفالي باللعب أمامي أثناء الصلاة وشد الجلال من على رأسي، بحيث يخرج شعري أحياناً، وأحياناً أشده من تحتهم حتى أستطيع إكمال صلاتي وأقوم بكثير من الحركة، إما إبعادهم أو إرجاع الجلال على شعري وجسمي، أو الانتظار حتى ينزلوا من على ظهري، وأحيانًا يقومون بدفعي مما يجعلني أتحرك وأمشي خطوات للأمام أو الخلف، هذا رغم تحذيري لهم، ولكن لصغر سنهم لا يستطيعون ولا يفهمون، وأحيانًا يشتد الغضب في أثناء الصلاة وأدفعهم بقوة حتى أستطيع إكمال صلاتي، ما حكم ذلك وجهوني جزاكم الله خيرا؟
الجواب: كل هذا حسن، وهذا جهاد منك وأمر مشكور وطيب، وإذا تيسر أن تكوني في محل بعيد عنهم حتى تسلمي من أذاهم في غرفة أو حجرة بعيدة عنهم يكون هذا أسلم، وإلا فلا يضرك هذا، هذه الحركة لدفعهم لا حرج في ذلك، وكذلك الشعر إذا بدا ثم أعدت الجلال بسرعة لا يضر ذلك، وقد ثبت عنه ﷺأنه في بعض صلواته وهو ساجد ارتحله الحسن أو الحسين فأطال السجود بعض الشيء من أجل ارتحاله إياه، وقال: كرهت أن أزعجه عليه الصلاة والسلام.
فالمقصود: أن معالجة الصبية وقت الصلاة بدفعهم عن الأذى أو ما أشبه ذلك لا يضر إن شاء الله ولا حرج في ذلك

المقدم: جزاكم الله خيراً وأحسن إليكم
Soal :
Salah seorang pendengar dari akhwat mengirimkan surat yang berisi 5 masalah yang dia hadapi, penanya ini menuliskan namanya dengan rumus : (M.B.M)
Dia mengatakan pada salah satu masalah yang dia hadapinya:
Anakku berdiri sambil bermain dihadapanku ketika saya sedang sholat dan karena kelincahannya naik di atas kepala saya sehingga terkadang rambut saya keluar (terlihat), terkadang saya mendorong dari arah bawahnya agar saya bisa menyelesaikan sholatku dan hal tersebut membuat saya banyak bergerak yang adakalanya ketika menghalaunya atau memperbaiki posisi rambut dan tubuh saya. atau menunggunya hingga dia turun dari punggungku.dan terkadang saya mencegahnya yang mengakibatkan saya bergerak dan melangkah ke depan atau ke belakang. dan masalah ini walaupun saya sudah memperingatkan mereka akan akan tetapi mereka tidak paham karena mereka masih anak-anak dan terkadang naik kemarahan saya ketika saya sedang sholat sehingga saya menghalau mereka dengan keras sehingga saya mampu menyelesaikan sholat saya.
apa hukumnya hal tersebut mohon penjelasannya, semoga Alloh membalas anda dengan kebaikan?

Jawabanya:
Berkata Syaikh Ibnu Baz (semoga Alloh merahmati beliau):
Semua hal tersebut baik dan ini termasuk kesungguhan anda dan perkaranya termasuk perlu di syukuri dan baik. dan jika memungkinkan anda sholat agak menjauh dari mereka sehingga terbebas dari gangguan mereka seperti di kamar yang jauh dari mereka maka hal ini lebih selamat. dan jika tidak memungkinkan maka tidak mengapa hal ini.gerakan untuk menghalau mereka hal ini tidak mengapa.begitu juga rambut yang terlihat dan rapikan kembali maka tidak mengapa. sungguh ada riwayat yang shohih dari Nabi Shalallohu ‘alaihi was Salam Bahwasanya beliau pada sebagian sholatnya ketika sedang sujud beliau pernah dinaikin oleh Hasan atau Husain sehingga beliau memperpanjang sujudnya dikarenakan hal ini. dan beliau bersabda dan saya tidak senang memutus kesenanganya (menggangunya).
maka maksudnya: menghalau anak-anak ketika sedang sholat atau semisalnya tidak masalah dan tidak membatalkan sholat in syaa Alloh.


alih bahasa                   : abuahmadsp
Join Telegram               : t.me/abuahmadsp
Twiter                           : @abuahmadsp
Blog                             : www.risalah07.blogspot.com
Youtube                        : abuahmadsp

Tuesday, 11 December 2018

DO'A KETIKA BERUMUR 40 TAHUN


هل تعلمتم دعاء بعد سن ال ٤٠ ؟؟؟
يقول أحد المربين :
تعلمتُ من  ابنتي درساً ....اذ كانت تحفظُ  في سورة الأحقاف  .
فوجئت بها تسألني :
أبي كم عمرك ؟
قلت لها مبتسماً  44 سنة ..فقالت :
 يعني أنك  قد بلغت الاربعين منذ أربع سنوات فهل تقول دعاء مابعد الأربعين ؟؟؟؟..

 قلت  : وهل هناك دعاء مخصوص بعد الأربعين ؟
فابتسمت  وقالت :
شرحت لنا المعلمة قول الله تعالى في سورة الأحقاف :

 وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ (15) أُولَٰئِكَ الَّذِينَ نَتَقَبَّلُ عَنْهُمْ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا وَنَتَجَاوَزُ عَن سَيِّئَاتِهِمْ فِي أَصْحَابِ الْجَنَّةِ ۖ وَعْدَ الصِّدْقِ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ (16..

أخبرتني معلمتي بان أباها يقول هذا الدعاء منذ ٣٠ عاما..
والآن ناهز على الثمانين ويتمتع بصحة جيدة..
شكرت ابنتي كثيرا لكلماتها الرائعة  ووصيتها الثمينة فقبلت رأسها  وحمدت الله ان رزقني ببنت أتعلم على يديها .
وقالت أجعل هذا الدعاء ورداً لكٓ في كل حين  ..

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ..

حاول تحفظه وخلي غيرك يحفظه انشرها واكسب اجرها .

Apakah kalian tahu do’a setelah berumur 40 tahun ???
Berkata salah seorang pendidik:
Saya dapat pelajaran (ilmu yang berharga –pent) ...karena anak saya ini hafal surat Al Ahqof.


Ketika aku bertemu dengannya, dia bertanya kepadaku:
wahai bapakku,..berapa umurmu?
maka aku katakan kepadanya (sambil tersenyum) 44 tahun.
Kemudian dia berkata:
Sesungguhnya engkau telah berumur 40 tahun semenjak 4 tahun yang lalu, apakah engkau sudah membaca do’a setelah umur 40 tahun????..
Aku katakan kepadanya : apakah disana ada do’a khusus yang dibaca bagi orang yang berumur 40 tahun.
maka dia tersenyum dan berkata :
Guruku pernah menjelaskan tentang firman Alloh ta’ala pada
surat Al Ahqof  ayat 15 dan 16 :
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".
Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.”

Guruku menceritakan kepadaku bahwa bapaknya membaca do’a ini semenjak 30 tahun yang lalu dan sekarang umurnya sudah mendekati 80 tahun dan dia senantiasa sehat.
Aku benar-benar berterima kasih kepada anakku atas ceritanya yang sangat bagus dan nasehat berharganya kemudian aku cium keningnya dan aku memuji Alloh ta’ala karena telah menganugerahkan kepadaku seorang anak perempuan yang aku bisa belajar darinya.
dan dia berkata : jadikanlah do’a ini menjadi wirid (bacaan rutinitas) pada setiap waktu.

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ 
وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِين 

 cobalah menghafalnya dan anjurkanlah orang lain untuk menghafalnya
sebarkan dan engkau akan mendapatkan pahalanya.

chanel telegram : t.me/abuahmadsp
youtube : abuahmadsp