كَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يَقُولُ: «الْبَيْتُ إِذَا تُلِيَ فِيهِ كِتَابُ اللَّهِ اتَّسَعَ بِأَهْلِهِ، وَكَثُرَ خَيْرُهُ، وَحَضَرَتْهُ الْمَلَائِكَةُ، وَخَرَجَتْ مِنْهُ الشَّيَاطِينُ، وَالْبَيْتُ الَّذِي لَمْ يُتْلَ فِيهِ كِتَابُ اللَّهِ، ضَاقَ بِأَهْلِهِ، وَقَلَّ خَيْرُهُ، وَتَنَكَّبَتْ عَنْهُ الْمَلَائِكَةُ، وَحَضَرَهُ الشَّيَاطِينُ
(6/ 127) مصنف ابن أبي شيبة
Berkata Abu Huroirah Radiyallohu'anhu Rumah apabila dibaca didalamnya Al Quran, rumah tersebut Akan terasa luas bagi pemiliknya dan banyak kebaikkannya dan Malaikat akan hadir dalam rumah tersebut dan setan-setan akan keluar dari rumah tersebut, dan rumah yang tidak dibaca didalamnya Al Quran, rumah tersebut Akan terasa sempit bagi pemiliknya dan sedikit kebaikannya dan Malaikat akan menjauh darinya dan setan-setan hadir (masuk) didalamnya.
Mushonaf Abu Syaibah (6/127) lafaz ini sesuai dengan yang tercantum dalam maktabah syamilah sedang lafaz hadits dalam gambar sesuai dengan yang dikirimkan oleh Syaikh Ali Hasal Alhalaby dalam group telegram beliau https://t.me/alhalape.
http://www. risalah07.blogspot.com
@abuahmadsp : t.me/abuahmadsp

0 komentar:
Post a Comment